Menurut Edwin Louis Cole, empat tipe orang tua dalam mendisiplinkan dan mendidik anak-anaknya :
1. Orang tua yang kasihnya tinggi tapi disiplinnya rendah
Tipe orang tua ini sangat mengasihi anaknya tapi tidak pernah mendisiplinkannya, akan melahirkan anak yang manja. Anak selalu ingin mnejadi pusat perhatian, selalu membaca caranya sendiri, ia akan menjerit sejadi-jadinya bila dilarang melakukan sesuatu, sedikit-sedikit merengek bahkan tanpa perasaan merusak mainnya.
Beranjak remaja ia menjadi anak yang tidak mandiri, berangkat sekolah tasnya dibawakan orang tua atau pengasuh, apa-apa berteriak menyuruh pembantu.
Ketika dewasa ia tidak akan bertahan menghadapi pergumulan dalam hidup, gampang menyerah dan cengeng
2. Orang tua yang kasihnya rendah tapi disiplin tinggi
Tipe orang tua ini selalu menghukum anaknya dengan kasar. Mereka beranggapan bahwa memperlihatkan kasih maka anak akan menjadi cengeng dan kurang ajar, sehingga ditegakkan aturan ala militer. Mungkin tujuannya baik, namun akan menciptakan anak-anak pada waktu kecil menurut dan patuh tapi beranjak besar akan memberontak. Anak tumbuh menjadi pendendam
3. Orang tua yang memiliki kasih dan disiplin yang rendah
Tipe orang tua ini hanya membesarkan dan memberi makan anak, karena memang itu yang diperlukan tubuh. Tapi anak tidak hanya membutuhkan makan dan minum saja, anak juga perlu pehatian, kasih, didikan dan penjagaan. Jika tidak mendapatkan semua itu, anak sih tetap tumbuh, tapi ia akan menjadi anak yang rapuh, gampang putus asa, gampang menyerah dan bermental lemah, hidup tidak matipun tak mau, tidak ada orang yang peduli dan mengasihi dirinya. Anak akan menjadi bingung, hidup tanpa pegangan.
4. Orang tua yang kasih dan disiplin yang tinggi
Inilah tipe orang tua yang diharapkan. Ketika menerapkan disiplin, mereka juga mengulurkan kasih kepada anaknya.
Anak-anak akan tumbuh menjadi anak yang unggul, bertanggungjawab, berani mengambil keputusan, survive dalam situasi sulit.
Kasih dan disiplin seperti dua sisi mata uang, tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Kalau harus menghukum anak, berikanlah hukuman dengan kasih.
(Sumber : Smart Parenting - Timotius Adi Tan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar