Senin, 13 Agustus 2012

SEPENGGAL RASA UNTUK PAPA & MAMA DI SURGA

"Sejak stroke papa makin parah, beliau sama sekali tidak bisa beraktifitas. Jangan kan beraktifitas, mengucap sepatah kata pun sudah tak mampu, apalagi menasehatiku. Sejak itu, saya merasa kehilangan sosok papa. Kehilangan sosok yang selalu menasehatiku. Mengarahkan jalan hidupku bila salah. Papa hanya bisa tidur di ranjangnya. Papa hanya mampu menatap, tanpa berkata. Kondisi papa semakin parah " cuplikan profileku yang tertuang hari ini. Sepenggal cerita hidup ku ketika papa masih ada. Profile ini ditulis untuk memenuhi permintaan sebuah majalah.

Membuka lembaran hidup ketika papa masih ada, bak membuka kembali kisah penuh luka. Banyak cerita yang dulu sering ku sharing bersama papa, kembali terbaca. Mulai dari kisah ketika mama wafat, saat usia ku satu tahun sampai curhat papa tentang kehidupan rumah tangga berikutnya yang tidak bahagia.

Apapun yang telah terjadi adalah proses hidup yang perlu dilalui. Ada tawa, ada airmata. Ada duka, ada bahagia. Semua proses itu, melengkapi indahnya warna hidup ini. "Bukankah tak satu pun yang diciptakanNYA sia-sia, bagi orang-orang yang berpikir?"

I love u papa, i love u mama. Semoga jasad papa dan mama bahagia dalam pelukan Sang Khalik. Amin

Cibubur, 13 Agustus 2012
Ermalen Dewita



Tidak ada komentar: