Tanpa terasa airmata ini berderai. Terbayang olehku wajah Pipik yang saat ini tentu masih sangat berduka. Pipik tentu sangat merasa kehilangan Uje, laki-laki yang menikahinya dan mendampinginya dalam mahligai rumah tangga yang sempurna. Pipik tentu sangat merasa kehilangan sosok Imam yang menjadi mitranya dalam mendidik anak-anak.
"Pipik, kuatkan hatimu sayang. Kehilangan orang yang dicintai memang tidak mudah. Namun berusaha untuk ikhlas. Bukankah semua yang ada di dunia ini adalah milik Allah? Tentunya akan ada masanya akan kembali lagi ke pangkuan Allah. Ingat anak-anak. Mereka butuh dikuatkan oleh ibunya."
"Uje, selamat jalan. Selamat kembali ke pangkuanNYA. Semoga kehidupanmu di alam sana lebih bahagia. Berada dalam surgaNYA bersama orang-orang shaleh yang dosanya disucikan Allah SWT. Aamiin YRA".
Ermalen Dewita

Tidak ada komentar:
Posting Komentar