Seorang
pemuka agama mengatakan “Agama adalah sarana manusia menuju Tuhan.
Karena sarana, maka ada manusia meyakini agama A, B, C, dst…
Seseorang memilih agama tertentu karena iya yakin bahwa dengan agama
yang dia pilih, ia mampu menuju Tuhan. Kebetulan saya cocok dengan agama
X jadi saya pindah dari agama sebelumnya.
Ketika meninggal nanti, agama manapun, selalu yang ditanya adalah perbuatan. Tanganmu berbuat apa? Mulutmu bicara apa? dll.
Bila agama adalah sarana manusia menuju Tuhan, bolehkah kita
menyalahkan orang yang memilih agama yang ia yakini? Bolehkah kita
merasa bahwa agama kita lah yang paling benar? Bolehkah kita memaksa
orang lain menganut agama kita?”
Mari renungkan bersama, sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar