Uang bukan lah segalanya. Uang hanya lah alat yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan dalam hidup. Karena uang hanya lah alat, maka uang dengan mudah didapatkan dari berbagai arah dengan cara yang halal tentunya, agar kebutuhan kita untuk hidup dapat terpenuhi.

Apa itu kebutuhan?
Menurut para ahli, kebutuhan adalah salah satu aspek psikologis yang menggerakkan makhluk hidup untuk beraktifitas dan menjadi dasar dorongan naluriah untuk berusaha.
Secara umum kebutuhan dapat dilihat berdasarkan :
1. Tingkatannya : kebutuhan primer (sandang, pangan, papan, pendidikan, pekerjaan), kebutuhan sekunder (rekreasi, hiburan, dll), kebutuhan tersier (mobil, motor, handphone, dll).
2. Waktu : kebutuhan sekarang, akan datang, tak terduga dan sepanjang waktu.
3. Sifat : kebutuhan jasmani dan rohani
4. Subjek : kebutuhan individu dan kelompok
1. Tingkatannya : kebutuhan primer (sandang, pangan, papan, pendidikan, pekerjaan), kebutuhan sekunder (rekreasi, hiburan, dll), kebutuhan tersier (mobil, motor, handphone, dll).
2. Waktu : kebutuhan sekarang, akan datang, tak terduga dan sepanjang waktu.
3. Sifat : kebutuhan jasmani dan rohani
4. Subjek : kebutuhan individu dan kelompok
Untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut digunakan alat yang bernama uang sehingga uang bukan lah tujuan dalam hidup. Tapi memenuhi kebutuhan lah menjadi tujuan untuk hidup tetap berlangsung.
Bagi yang merasa butuh untuk hidupnya tetap berlangsung, tentu akan gigih berusaha memenuhi kebutuhan yang diperlukan untuk hidup. Namanya saja butuh, ya tentu saja diusahakan sekuat upaya. Biasanya akan terlihat dari ciri-ciri kesehariannya : mencintai apa yang dikerjakan, jauh dari keluhan dan banyak bersyukur. Karena yakin dengan janji yang Tuhan berikan bahwa "Setiap usaha pasti ada hasil". Uang akan mengikuti dengan sendirinya.
Mari perbaiki cara berpikir kita tentang uang. Karena yang kita perjuangkan sebenarnya adalah memenuhi kebutuhan. Ketika kita berjuang, dari situ terselip nilai jihad yang sesungguhnya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar