Kamis, 22 Oktober 2009

Berkarir Dari Rumah Siapa Takut?

Tulisan ini sekedar sharing, siapa tahu bermanfaat bagi yang membutuhkan. Pengalaman ku bertemu banyak perempuan potensial, punya banyak waktu, tapi tidak diberdayakan. Padahal banyak hal positif dilakukan, tanpa mengabaikan tanggung jawab utama...

Beberapa kali suami bertanya tentang keputusan ku tidak menggunakan jasa PRT menginap "Apa kamu bisa", sambil mengingat rekor istrinya sebelum ini menggunakan jasa baby sitter untuk anak, PRT lebih dari 2 orang, dll... Jawabku dengan pasti "Bisa", siap menanggung segala resiko, mengingat multi aktifitas yang ku miliki. Ibu mertua pun menanyakan hal yang sama, jawabanku tetap sama.

Berkarir dari rumah, memang tidak semudah yang dibayangkan, tapi tidak sulit juga, kuncinya mau atau tidak melakukannya? Banyak peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan...

Anda tentu punya hobi bukan? Nah mulai dari situ. Jadikan lah hobi bukan sekedar untuk kegiatan menyenangkan, tapi juga bernilai, tinggal anda yang memilih, mau bernilai sosial atau bisnis, atau keduanya.

Ketika memutuskan kegiatan bernilai sosial, yang perlu distel dari awal adalah niat. Kalau anda niat untuk mencari uang, kegiatan sosial bukan tempat yang tepat. Jangan anda berselimut sosial, tapi niatnya bisnis. Ketidakjelasan anda membuat batasan ini, akan mengkotori niat baik anda.... Sosial adalah sosial, bisnis adalah bisnis. Tapi bisnis bisa dijadikan penopang kegiatan sosial...


Bagaimana Cara Mengatur Waktu?
1. Kunci ada di manajemen diri, waktu anda yang mengendalikan, bukan sebaliknya
2. Tentu kan skala prioritas, kegunaan waktu untuk apa.
3. Buat target harian, mulai dari bangun sampai tidur lagi
4. Buat rencana kegiatan mingguan, bulanan dan tahunan
5. Semua kegiatan dikonsultasikan dengan pasangan, lalu diskusikan dengan anak-anak, terutama apabila ada jadwal keluar rumah
6. Anak-anak adalah prioritas, jangan sampai anda ada di rumah, anak malah terabaikan
7. Mempermudah akses kebutuhan anak bermain, belajar, dll dapat mempermudah
8. Gunakan jasa PRT paruh waktu untuk membantu meringankan tugas anda, jadikan dia partner yang baik, sehingga bila anak sangat tidak memungkinkan diajak ikut kegiatan anda di luar rumah, PRT paruh waktu bisa diberdayakan.
9. Jadikan rumah sebagai pusat kegiatan anda untuk dilaksanakan di luar rumah, jangan tarik kegiatan luar ke dalam rumah, seperti meeting dengan klien dan tim misalnya, lakukan di luar rumah saja, atau cukup melalui telpon, sms, email, FB, dll....
10. Atur waktu ke luar rumah seperlunya, kalau tidak perlu, lebih baik bekerja di rumah.
11. Waktu yang paling memungkinkan untuk dimanfaatkan adalah : Saat anak sekolah, les, mengaji, bermain dengan teman, dan tidur. Saat tersebut lah sepenuhnya waktu anda bekerja, selebihnya waktu untuk anak-anak.
12. Sediakan pula waktu luang untuk pasangan dan diri sendiri
13. Kontrol kegiatan ada di tangan anda, tetap pantau kegaitan tim di lapangan

Apa Asiknya Karir Dari Rumah
1. Waktu sangat fleksibel, tergantung diri sendiri yang mengaturnya
2. Punya banyak waktu untuk beribadah, berkomunikasi dengan Sang Khalik
3. Tidak ada yang memaksa, karena bos adalah diri sendiri
4. Makin dekat dengan anak-anak, sehingga makin dapat menyelami diri mereka, sambil mengkoreksi adakah rapor merah sebagai orang tua, lalu perbaiki
5. Makin dekat dengan pasangan, apabila ada rapor merah juga, baik sebagai pasangan maupun partner di rumah, dapat saling memperbaiki
6. Pasangan dapat menjadi partner bisnis juga loh
7. Wah... masih banyak lagi..

Tertarik? Silahkan mencoba

2 komentar:

Irma Suryani mengatakan...

tips yang menarik bu dewi... memang menajemen waktulah kuncinya.. (punya saya mah masih brantakan...padahal cita2 sih banyak).
makanya resolusi 2010 : perbaiki manajeman waktu & tugas, & be consisten ! Insya Alloh...

Stay super, bu !

oya..boleh saya share tulisannya ke teman2 yang lain..?

Admin mengatakan...

Silahkan dishare Mama Hana...