Keterbatasan waktu untuk menginterview satu persatu calon pelamar, bukan lah alasan untuk mendapatkan SDM yang potensial. Salah satu cara yang saya lakukan untuk menggali sof skill pelamar kerja adalah menggunakan skill sebagai Trainer. Hanya butuh waktu 2 jam, sudah terlihat potensi masing-masing personal. Sebelum pertemuan, sebenarnya seleksi awal sudah dilakukan. Lamaran yang disampaikan secara online, sudah memberikan gambaran personal skill calon pelamar. Adapun pertemuan, adalah kelanjutan dari proses tersebut.
Di awal pertemuan, peserta agak bingung, mengingat kehadiran mereka untuk seleksi awal, terkesan menjadi sebuah seminar atau pelatihan. Setelah dijelaskan maksud dan tujuan sistem rekruitmen tersebut, akhirnya mereka paham.
Beberapa manfaat sistem seperti ini, selain memudahkan kita sebagai owner untuk menyeleksi calon pelamar kerja, juga memberi manfaat positif bagi calon pelamar kerja lainnya yang tidak lulus seleksi."Saya dapat belajar dari pengalaman teman-teman lain, saya jadi lebih percaya diri, saya mendapat ilmu" begitu komentar salah satu pelamar.
Memang terkesan aneh, namun tujuan utama rekruitmen lebih tercapai. Terutama untuk melihat dengan jelas personal skill calon pelamar.
Seperti apa proses perekrutannya? Bagaimana teknik melakukan perekrutan yang efisien di sela waktu yang terbatas? Bagaimana cara menggali soft skill pelamar? Silahkan hubungi kami
Tidak ada komentar:
Posting Komentar