Siapa yang punya kenalan ketika bertemu seringnya mengeluh melulu? Mulai dari mengeluh
tentang keadaannya, pasangannya, anaknya dll.
Bagaimana perasaanmu menghadapi tipe orang seperti itu? Menurutmu apakah
nyaman berhadapan dengan orang seperti itu? Tentu tidak nyaman bukan? Sama,
saya juga tidak nyaman.
Ketika satu kali mengeluh, orang dapat simpati dengan apa
yang dikeluhkan. Ketika makin sering mengeluh, kadar simpati itu semakin berkurang
bahkan menghilang. Kenapa? Karena
keluhan adalah ibarat sampah emosi yang dilemparkan pada orang lain.
Menurut Anda, apakah ada orang yang bersedia dijadikan tempat sampah emosi Anda?
Saya teringat dengan penelitian tentang air yang dilakukan
oleh seorang ahli sains bernama Dr.Masaru
Emoto. Ternyata kristal air jadi berubah bentuk karena kata-kata, yang dapat
dilihat pada gambar berikut :
Kristal air yang terbentuk jika
kita mengatakan "kamu bodoh"
Kristal air yang terbentuk jika kita
mengatakan "cinta dan terima kasih"
Untuk itu, mari berpikir ribuan kali sebelum
mengeluh. Mengeluarkan emosi negatif boleh saja. Namun bukan menjadikan
orang lain sebagai tempat sampah emosi anda. Bukan pula menjadikan diri anda sendiri berada dalam kehidupan penuh keluhan akibat kebiasaan anda yang sering mengeluh. Bukankah kata-kata adalah doa? Kira-kira doa seperti apakah yang akan Anda panjatkan, bila setiap doa dikabulkan Tuhan? Saya yakin anak kecil juga tahu jawabannya, apalagi anda yang membaca artikel ini.Salam cinta
Ermalen Dewita
Motivator Pemberdayaan Diri


Tidak ada komentar:
Posting Komentar