Minggu, 26 Oktober 2008

Bahagia Melihat Anak Sudah Dapat Memilih

Pagi itu, setelah mandi dan sarapan pagi, waktunya anak-anak bermain bebas. Mereka bebas memilih, apakah bermain di rumah atau ke rumah teman. Seperti minggu sebelumnya, anak laki-laki ku cenderung memilih bermain ke rumah temannya karena saat week end inilah dia punya kesempatan bersosialisasi dengan anak di luar teman di jadwal rutinnya.

Sebelum berangkat, dia pamit dan menghampiriku yang sedang membersihkan kamar ”Ma, aku main ke rumah teman ya.” ucapnya. ”Boleh sayang, tapi kakak ingatkan mainan yang baik ketika bermain di rumah teman?” tanyaku sambil memeluk dan memberi ciuman sayang di pipinya yang belakangan ini terlihat tidak setembem dulu.

”Iya ma, aku tahu. Waktu itu pernah Irfan main PS yang ada perkelahiannya, trus aku kasih tahu, tapi Irfannya bilang sebentar lagi. Setelah itu baru dia ganti dengan PS Scooby Do, PS-nya lucu deh ma...” ucapnya sambil masih dalam pelukanku.

”Ok, mama percaya kakak anak yang bertanggungjawab, kakak sudah bisa memilih mainan yang sehat dan mengingatkan ketika teman mengajak bermain yang tidak sehat” kataku seiring dia berlalu keluar dari kamar.

Alhamdulillah ya Allah, bahagia rasanya melihat anak laki-laki yang ku lahirkan 7 tahun lalu, sekarang sudah bisa memilih yang baik untuk dirinya. Semoga Allah senantiasa memberiku kekuatan sebagai ibu yang dapat membekali moral mereka dengan baik... Amin.

Tidak ada komentar: