Jumat, 24 Oktober 2008

Maksud Baik Tidak Selamanya Membahagiakan

Beberapa hari yang lalu saya melihat tayangan DAAI TV tentang Berlebaran Di Rumah Si Mbah. Ketika salah seorang dari penghuni panti diwawancara DAAI TV tentang alasannya tinggal di panti jompo, si Mbah memberikan jawaban begini :

”Di rumah besar itu.. aku sudah tidak dianggap orang. Ini di larang, itu dilarang. Padahal aku kan biasa kerja, mencarikan nafkah untuk anak-anak. Tapi sekarang aku tidak boleh mengerjakan apa-apa”
Kalau kita lihat alasan si Mbah, ternyata sangat sederhana. Padahal maksud anak adalah baik yaitu ingin berbakti kepada orang tuanya yang sudah tua dengan memberikan pelayanan terbaik. Anak ingin membahagiakan orang tuanya yang ketika muda selalu mencari nafkah, bekerja keras untuk menghidupi mereka. Akan tetapi orang tua tersebut tidak bahagia, sehingga memilih tinggal di panti jompo dan meninggalkan rumah besar anaknya.

Tidak ada komentar: