Kamis, 30 Oktober 2008

Maunya Orang Tua Apa Sih?

Kadang saya tersenyum sendiri ketika mengingat sikap orang tua yang memperlakukan anaknya. Dari usia dini, mereka memasukkan anaknya ke sekolah bagus berbiaya mahal, dengan harapan si anak bisa tumbuh dan berkembang sesuai harapannya. Tapi di sisi lain, ketika mendampingi anaknya berkegiatan, orang tua malah banyak melarang, ini gak boleh, itu gak boleh, sehingga anak tidak punya kesempatan mengeksplorasi dirinya dan tidak lagi menjadi diri sendiri, karena terlalu distel oleh orang tua. Lalu timbul pertanyaan, sebenarnya apa sih maunya orang tua?


Padahal untuk menstimulasi berbagai kecerdasan anak, dia perlu diberikan pengalaman belajar langsung, baik secara emosi ataupun akademik. Sayangnya, persepsi belajar akademik dari banyak orang tua, tidak sesuai dengan apa yang telah disampaikan ahli tumbuh kembang.
Bagi orang tua, belajar akademik, identik dengan duduk di kursi, ada meja, buku tulis dan alat tulis. Bagi orang tua, kegiatan anak fieldtrip ke kebun, berenang, memberi makan hewan, menyiram tanaman, tidak dikatakan sebagai kegiatan belajar. Padahal pembelajaran langsung, justru jauh lebih mempermudah anak dalam memahami sesuatu dan dapat menggali berbagai potensi kecerdasan yang dimiliki.

Tidak ada komentar: